Larangan Judi Online Dan Aspeknya Dalam Islam

Larangan judi online dan aspeknya dalam Islam, dimana Islam sudah mengatur dengan jelas seperti apa seharunya agar orang tidak terjerumus dalam judi pkv games. Pada dasarnya agama tentunya akan mengatur segala hal baik untuk manusia agar nantinya akan memberikan efek baik dan semakin baik lagi kedepannya. Dengan harapan umatnya tidak akan terjerumus pada hal yang berakibat fatal dan dosa besar.

Namun, kondisinya ternyata tetap saja ada umatnya yang tidak peduli bahkan mencoba hal haram dan melakukan perbuatan buruk. Segala alasan disampaikan dengan membentengi dirinya untuk semakin memperparah kondisinya tersebut. Yang kemudian akan berimbas fatal dan semakin memperburuk keadaan saat itu juga. Bahkan semakin terjerumus pada jurang yang tak ada ujungnya dan lorong gelap dari kondisi judi tersebut.

1.Disamakan Dengan Perbuatan Syaitan

Berbuat judi dan sejenisnya disamakan seperti perbuatan syaitan yang selalu menggangung umat manusia. Syaitan sudah jadi takdirnya untuk mengajak manusia melakukan hal yang buruk, maka judi salah satunya. Dibuatnya manusia itu terena pada permainan yang justru banyak mudaratnya sehingga menjadi candu.

Syiatan akan terus menggoda dan mebgajak manusia terjerumus semakin buruk lagi. Jika orang yang imannya tak kuat maka akan semakin terjerumus ke lubang perjudian. Yang mana perbuatan tersebut semakin menjerat orang yang melakukan taruhan dengan hartanya tanpa kepastian.

2.Jauh dari Rahmat Allah

Allah sudah memberikan periangatan dan larangan judi online pada ayat-ayat Quran. Bentuk apapun dari judi termasuk judi online maka hukumnya haram dan merupakan dosa besar yang dilakukan. Orang yang sudah terjerumus didalamnya jika ingin berubah dan tidak judi lagi harus bertaubat secara benar. Untuk bisa mengembalikan diri kembali kepada kesucian diri.

Inilah yang menjadi sebab kenapa umat manusia saat masuk ke jurang judi semakin sesat. Pasalnya kehidupan yang dijalaninya diliputi dengan kegelapan. Sehingga bisa sangat jauh dari rahmat Allah dan tidak diberi ketenangan. Hidupnya akan semakin gelisah dan dikendaliikan oleh judi yang ada di depan mata.

3.Golongan Yang Merugi

Perbuatan judi ini sangat banyak mudaratya dan memberikan kerugian, maka seharusnya sudah menjadi hal yang utama untuk bisa kembalii bertaubat. Namun, pada kenyataanya justru para penjudi ini dianggap sebagai golongan orang yang merugi, mempergunakan harta untuk taruhan. Tanpa adanya kerja keras, semakin buruk dan terpuruk keadaannya. 

Pada golongan kaum ini sangat buruk juga di mata manusia, perbuatan judi ini juga tidak disenangi sesama manusia. Bahkan bisa menimbulkan prasangka buruk serta permusuhan sesama manusia. Maka orang-orang yang judi ini bisa dimasukkan pada golongan merugi karena di dunia tak dapat apa-apa, diakhirat bisa masuk neraka.

4.Perbuatan Yang Haram

Perbuatan judi masuknya adalah perilaku yang dinilai haram, yaitu suatu hal yang jika dilakukan maka mendapatkan dosa. Jika ditinggalkan maka akan dapatkan pahala dari Allah, maka judi ini sudah diharamkan seperti khamr dan perbuatan haram lainnya. Dimana perilaku tersebut sudah seharusnya dibuang jauh serta ditinggalkan untuk dilakukan dengan mengikuti larangan judi online.

Dalam melakukan perbuatan haram ini tentunya pelaku akan mendapatkan ganjaran nantinya di hari pembalasan. Maka untuk persiapan bekal menuju akhirat harus menghindari perbuatan haram tersebut. Juga membersihkan diri untuk melakukan perbuatan yang lebih baik lagi sesuai dengan tuntunan serta syariat islam.

5.Tidak Mendapatkan Keberuntungan

Ketika larangan judi online sudah tak dihiraukan bahkan menganggap sepele, artinya orang tersebut memilih berjudi adalah solusi. Padahal pada kenyataannya ketika seseorang tersebut mempertaruhkan uangnya untuk judi maka tidak langsung menang. Bahkan terjadi kekalahan berkali-kali. Hal ini sungguh sangat buruk terjadi dan tidak baik untuk finansialnya.

Tentunya orang yang sudah terjerumus pada judi merupakan orang yang tidak dapatkan keuntungan apapun. Selain hanya kerugian yang didapatkan serta tidak beruntung akibat perbuatannya yang semakin buruk. Bahkan mengorbankan harta keluarganya untuk bisa menang taruhan judi. Hal ini akan semakin memberikan efek buruk saat judi menjadi jalan atau solusi keuangan.

6.Tenggelam Dalam Dosa

Selanjutnya judi ini merupakan perbuatan yang menenggelamkan penduji ke dalam dosa. Juga semakin berdosa kembali ketika mengulang perbuatannya ikut taruhan. Pada dasarnya taruhan ini merupakan suatu kegiatan yang sangat buruk, dimana apa yang ditaruhkan belum tentu kembali bahkan jika menangpun bukan hasil dari kerja keras pelakunya.

Dimana hal ini sangat buruk terjadi sehingga semakin menenggelamkan penjudi pada dosa yang semakin besar lagi. Misalnya saja mencuri, mengambil harta yang bukan haknya dan sebagainya. Bahkan pelaku judi cenderung meminum khimar dan kecanduan. Ini yang semakin memperburuk keadaan dan membuat seseorang semakin dalam berbuat dosa tanpa ada hentinya.

7. Bertabiat Buruk

Pastinya seseorang yang telah melakukan judi merupakan orang yang bertabiat buruk, dimana orang itu suka bertaruh dan tidak mau bekerja keras. Taruhan yang dilakukannya ini bahkan mengorbankan orang-orang sekitarnya dan semakin buruk lagi kondisinya. Berubah jadi pemarah, egois dan mau memang sendiri tanpa peduli orang lain. Meskipun sudah jelas ada larangan judi online, tetap saja ikut untuk bisa masuk ke judi online dan menjadikannya sebagai tujuan.

Tabiat buruk ini akan semakin menjadi-jadi ketika seorang yang sudah judi mengalami kekalahan. Maka akan melakukan berbagai macam cara bagaimana bisa menang serta menanggung akibatnya dengan kerugian. Tabiat buruk ini semakin hari semakin terlehat dan pelakunya justru bisa berani berbuat jahat kepada orang sekitarnya juga orang lain yang ada dikehidupannya.

8.Disamakan Dengan Najis

Larangan judi online ini memang harus terus disampaikan kepada banyak orang, agar bisa memberikan peringatan agar tidak terjerumus ke lubang hitam. Pasalnya dalam Islam perbuatan judi ini sama dengan najis, yang artinya suatu hal yang menjijikan dan harus dibersihkan. Dengan memahami perbuatan mana yang melanggar larangan agama maka pemeluknya bisa menghidarinya dan tidak akan terjerumus pada perbuatan tercela.

Najis dalam hal ini tentu sesuatu yang buruk bahkan hal yang sangat tidak baik untuk dilakukan. Dimana perlilaku orang yang judi ini harus diperhatikan dan disuruh untuk bertaubat. Namun untuk menuju taubat yang baik dan benar anak sangat sulit jika orang tersebut sudah kecanduan judi. Maka hal paling baik yang bisa diberikan ketika seseorang sudah terlanjur judi adalah memberikan pemahaman semoga bisa didengarkan.

9.Melanggar Larangan Allah

Seseorang yang sudah berjudi atau bertaruh sesuatu tanpa melakukan kerja keras artinya telah melanggar larangan Allah. Dimana larangan tersebut seharusnya ditinggalkan dan tidak dilakukan. Namun ternyata justru dilakukan dan tidak mempedulikan larangan judi online  di depan matanya atau dengar nasihat baik.

Itulah aspek dari prekspektif Islam dimana judi menjadi sebuah perilaku manusia yang ingin dapatkan uang secara instan. Juga tidak mau melakukan kerja keras serta ingin hasil yang besar secara lebih singkat. Maka judi ini dilarang dan secara hukum negara pun ada tata aturannya bagi orang yang melakukan judi bisa dipenjara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *